Agsas Laksan - Senin, 7 Desember 2020

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Linux

Ilustrasi Gambar Perkembangan Sistem Operasi Linux
Ilustrasi Gambar Perkembangan Sistem Operasi Linux
Halaman 1 dari 3

Seperti yang kita ketahui bahwa sistem operasi tidak hanya meliputi Windows dan MacOs (Macintos) saja, ada sistem operasi dari keluarga Unix juga yaitu Linux. Sistem operasi Linux memang tidak begitu banyak digandrungi, tetapi sistem operasi ini memiliki pernan penting juga terhadap perkembangan internet.

Linux merupakan sistem operasi yang mengadopsi sistem UNIX dan menggunakan model pengembangan dan distribusi software secara gratis, atau biasa dikenal dengan istilah open source. Seperti halnya aplikasi open source lainnya, Linux juga bisa dikembangkan dan didistribusikan secara gratis, inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari OS ini.

Selain itu, Linux juga dikenal sebagai OS yang handal dan tangguh, meskipun tidak membutuhkan biaya untuk memakainya. Linux terbukti lebih stabil dan jarang terkena permasalahan yang umum terjadi di OS lain yaitu proses yang melambat, terkena virus atau malware, dan lain sebagainya.

Sejarah singkat Sistem Operasi Linux


Sejarah Linux dimulai setelah kemunculan sistem operasi UNIX yang diperkenalkan ke publik sekitar tahun 1970-an yang dikembangkan dan dirilis oleh AT&T Bell Laboratories. Pengembangan sistem operasi yang mirip UNIX (Unix like operating system) menjadi pupoler dan dikembangkan oleh banyak pihak.

Pada tahun 1983, Richard Stallman mebuat projek GNU dengan target membuat sistem operasi yang Free (bebas dikembangkan) yang mirip dan kompatible dengan UNIX. GNU (GNU’s Not Unix) bukanlah suatu perusahaan profit melainkan wadah suatu komunitas yang menjunjung tinggi Free and Open Source software (aplikasi yang bebas dikembangkan). Aplikasi yang berlisensi GPL (GNU General Public License) memberikan 3 kebebsan untuk penggunanya yaitu bebas untuk menggunakan,mendistribusikan dan mengubah untuk pengembangan.

Pada tahun 1984, GNU memulai projeknya dengan pembuatan software, compiler, editor, textformatters, GUI, libraries, modules dan masih banyak lagi. Dalam proses pembutannya sengaja didesain kompatible dengan sistem operasi yang sudah ada yaitu UNIX, pilihan ini didasarkan bahwa UNIX telah membuktikan desain yang unggul dan portable.

Akhirnya pada tahun 1990, GNU telah selesai membuat semua komponennya seperti software, compiler, textformatters, dan lain sebagainya, kecuali satu yaitu Karnel. GNU belum berhasil membuat karnelnya sendiri.


loading...
Halaman 2 dari 3

Sehingga, pada thaun 1991 seorang mahasiswa bernama Linus Torvald yang belajar di Universitas Helsinki (University of Helsinki) jurusan Computer Science membuat sebuah kernel untuk dipakai di komputernya sendiri dengan menggunakan bahasa C dan dicompile yang menggunakan GNU C Compiler, kernel milik Linus dibuat tanpa mengutip kode kernel UNIX, tetapi kernel UNIX hanya dijadikan sebagai bahan inspirasi oleh mahasiswa tersebut.

Tidak lama setelah itu, Linus Torvald akhirnya mempublikasikan Software buatannya tersebut pada bulan September di tahun 1991 kernel ini di luncurkan dengan nama Linux dan berbasis open source. Kernel ini sendiri di beri versi 0.01 yang kemudian kernel ini di gabungkan dengan project GNU hingga terbentuklah nama GNU/Linux.

Pada awalnya, karnel atau software yang dibuat Linus Torvald bukan bernama Linux. Awalnya Linus Travalds ingin menyebut temuannya dengan nama ‘Freax’ yang merupakan gabungan dari ‘Free Freak dan X’ yang mengacu pada nama Unix.

Namun seseorang bernama Ari Lemmke dari universitas Helsinki yang saat itu menjadi relawan administrator FTP berfikir bahwa nama Freax untuk sebuah kernel tidaklah bagus untuk didengar, lalu tanpa persetujuan Linus dia mengubah nama kernel tersebut dengan nama Linux yang kemudian file karnel tersebut diupload ke FTP server pada bulan september 1991.

Setelah itu perkembangan Linux menjadi sangat cepat. Pada 5 Oktober 1991 Linus mengumumkan kernel Linux 0.02 dan pada 19 Desember 1991 dia kembali memperkenalkan versi kernel 0.11 yang mana pada versi ini Linux sudah dapat berfungsi selayaknya sistem operasi standar. Sampai versi 0.11 kernel Linux masih berlisensi free software.

Namun pada rilis berikutnya Linus mengganti lisensi kernel yang ia ciptakan menjadi GNU/GPL (General Public License) hal ini membuat siapapun dapat melihat, mengembangkan dan berpartisipasi dalam proses development Linux.

Pada awal kemunculanya yakni pada dekade 1990-2000, Linux hanya di gunakan pada lingkungan aplikasi berskala besar seperti web server, network server dan database server. Namun setelah itu Linux mulai di kembangkan untuk desktop. Banyak variasi sistem operasi Linux (atau di sebut Distro Linux) mulai dari RedHat, Debian, Slackware beserta turunanya (RedHat memiliki distro turunan seperti Fedora dan CentOS, Debian memiliki distro turunan seperti Ubuntu dan Linux Mint).


loading...
Halaman 3 dari 3

Sekarang sistem operasi Linux telah di gunakan di berbagai infrastruktur dan berbagai hardware. Mulai dari web server yang melayani puluhan ribu request per detik hingga aplikasi embedded, komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2,PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Selain itu Linux juga menjadi tulang punggung berbagai perangkat kritis seperti satelit, kelistrikan, surveillance hingga pada pesawat terbang.

Ulasan Tambahan
Bahwasannya pada saat ini OS komputer yang paling laku di pasaran adalah Windows milik perusahaan Microsoft yang menguasai pasaran sampai lebih dari 85 persen, diikuti oleh MacOS milik Apple yang berada di peringkat kedua dengan 11 persen, kemudian ada Linux di peringkat ketiga dengan 1,5 persen.

Alasan kenapa Linux itu sendiri kurang popular di pasaran, dikarenakan Linux memiliki tampilan interface yang cukup rumit sehingga sedikit sulit dipelajari dalam penggunaannya, dan juga OS ini tidak support untuk digunakan bermain game. Karena memang Linux tidak dirancang untuk bermain game.

Itu mungkin menjadi kelemahan Linux kenapa kurang laku di pasaran, tetapi jangan salah Linux juga memiliki keunggulan seperti, tingkat keamanan yang unggul, kinerja yang ringan dan spesifikasi minimal, tidak ribet menginstall driver, banyaknya varian distro linux, dan yang paling unggul ialah linux merupakan OS yang gratis atau biasa disebut dengan opensource.


loading...

PAGE : 1 2 3 Show All

Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini


Video Terkait


ARTIKEL TERKINI

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

ARTIKEL TERKAIT