Bagikan Yuk Artikelnya :
Definisi Pengertian Pendidikan Agama Islam Menurut Para Ahli
Pengertian pendidikan agama islam menurut para ahli pendidikan islam adalah sebagai berikut :
Al-Syaibany
Mendefenisikan bahwa pendidikan agama islam adalah proses mengubah tingkah laku individu peserta didik pada kehidupan pribadi, masyarakat dan alam sekitarnya. Proses tersebut dilakukan dengan cara pendidikan dan pengajaran sebagai sesuatu aktivitas asasi dan profesi di antara sekian banyak profesi asasi dalam masyarakat.
Muhammad Fadhil Al-Jamaly
Mendefenisikan pendidikan Islam sebagai upaya pengembangan, mendorong serta mengajak peserta didik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai yang tinggi dan kehidupan yang mulia. Dengan proses tersebut, diharapkan akan terbentuk pribadi peserta didik yang lebih sempurnah, baik yang berkaitan dengan potensi akal, perasaan maupun perbuatanya.
Ahmad D. Marimba
Mendefenisikan bahwa pendidikan islam adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama (insan kamil).
Ahmad Tafsir Mendefenisikan pendidikan islam sebagai bimbingan yang diberikan oleh seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam (Tafsir, 2005 : 45)
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam adalah usaha sadar atau kegiatan yang disengaja dilakukan untuk membimbing sekaligus mengarahkan anak didik menuju terbentuknya pribadi yang utama (insan kamil) berdasarkan nilai-nilai etika islam dengan tetap memelihara hubungan baik terhadap Allah Swt (HablumminAllah) sesama manusia (hablumminannas), dirinya sendiri dan alam sekitarnya.
Pentingnya Pendidikan Agama Islam Bagi Kehidupan
Umat Islam secara normatif meyakini bahwa pendidikan sangat penting bagi manusia, tanpa membedakan antara laki-laki dan perempuan. Ditemukan sejumlah ayat dan hadis menjelaskan betapa tingginya posisi orang-orang yang menekuni pendidikan dan bidang keilmuan. Sayangnya, konsen ini baru pada tataran normatif, belum banyak terwujud dalam aksi nyata.
1. Merupakan Sumber Moral
Pentingnya agama dalam kehidupan disebabkan oleh sangat diperlukannya moral oleh manusia, karena agama bersumber dari agama. Dan agama menjadi sumber moral, karena agama menganjurkan iman kepada Tuhan dan kehidupan akherat, dan selain itu karena adanya perintah dan larangan dalam agama.
2. Memberikan Tuntunan Dan Ajaran Hidup
Tanpa agama hidup tak kan ada tujuan. Hidup didunia ini tujuan hanya satu yaitu mengerjakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Dengan belajar agama dapat memberikan tuntunan untuk mengerjakan apa saja yang harus dikerjakan dan apa saja yang tidak boleh dikerjakan.
3. Menunjukan Mana Yang Baik Dan Mana Yang Buruk
Agama mengenalkan mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan belajar agama anda tidak akan terjerumus kedalam sebuah dosa. Karena agama selalu mengajarkan hal-hal yang positif. Jadi anda tidak akan tergoda bisikan syeitan.
4. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
Belajar agama merupakan ajaran Allah Swt yang berisikan tentang petunjuk-petunjuk, tentang tuntunan Allah SWT didunia. Petunjuk dan tuntunan tersebut berupa ibadah, berdzikir, berdoa dan sebagainya. Hal tersebt dapat mendekatkan diri anda kepada Allah SWT.
5. Mengingatkan Terhadap Larangan-Larangan Allah SWT
Agama berisikan tentang kebaikan-kebaikan yang selalu mendekatkan diri ke jalan Allah SWT. Dengan semua kebaikan-kebaikan tersebut akan membuat anda selalu ingat terhadap larangan-larangan Allah Swt. Bahwa larangan-Nya adalah suatu perbuatan dosa yang tidak baik yang harus ditinggalkan.
6. Memberikan Jawaban Yang Tidak Bisa Dijawab Oleh Manusia
Banyak sekali kejadian-kejadian yang tidak masuk akal, diluar batas kemampuan manusia didunia ini. Dengan keterbatasan yang dimiliki manusia maka tidak akan bisa menjawabnya. Seperti halnya sekarang ini banyak sekali tulisan berlafadzkan Allah baik pada manusia, buah-buahan, hewan, dan pohon-pohon.
Untuk itu agama memberikan jawaban atas semua hal tersebut. Agama membimbing manusia untuk mengetahui semua pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh pikiran dan nalar manusia.
Pendidikan Islam harus mampu menajamkan pikiran, membuat seseorang menjadi lebih kritis dan rasional serta berwawasan luas dan terbuka. Pendidikan Islam harus mampu menghaluskan perasaan: mengubah sikap manusia ke arah lebih peka dan peduli, lebih inklusif, lebih toleran, lebih pluralis, dan lebih humanis serta lebih peduli pada kelestarian lingkungan dan alam semesta.
Dan yang terakhir, yang tidak kalah pentingnya adalah pendidikan Islam harus mampu menumbuhkan kearifan: mampu mengubah perilaku manusia ke arah lebih santun dan bermoral. Ringkasnya, tujuan akhir pendidikan Islam adalah membentuk manusia berbudi-pekerti luhur atau berakhlak mulia.
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait