Bagikan Yuk Artikelnya :
3. Achmad Zaky, CEO Pendiri Buka Lapak
Achmad Zaky lahir di Sragen 24 Agustus 1986. Ilmu tentang tekhnologi sudah dikenalnya sejak kecil berkat sang paman. Tahun 1997, ia belajar bahasa pemrograman.Bakatnya di bidang tekhnologi juga menghantarkan Zaky menyabet gelar di Olimpiade Sains bidang komputer mewakili SMA 1 Solo. Lulus dari SMA, Zaky melanjutkan pendidikan di ITB jurusan Teknik Informatika.
4. Fery Unardi, CEO dan pendiri Traveloka
Satu lagi sosok pemuda pendiri startup lokal, Traveloka. Tak lain dan tak bukan ialah Fery Unardi. Pria asal Padang kalahiran 16 Januari 1988 ini mulai mendirikan startup pencarian dan pemesanan tiket online pada tahun 2012. Kala itu, Ferry baru berusia 23 tahun.
Ferry tidak sendiri, ia merintis startup ini bersama dua sahabatnya, Derianto Kusuma dan Albert Zhang. Ide awal mendirikan Traveloka muncul ketika Ferry kesulitan mencari tiket pulang ke Indonesia saat masih menempuh pendidikan S2 di jurusan Bisnis Harvard University.
Tapi, sebelum melanjutkan S2 bisnis di Harvard Ferry telah meraih gelar strata satu di Purdue University jurusan Ilmu dan Teknik Komputer, juga di Amerika Serikat. Setelah lulus, ia sempat berkarir di kantor pusat Microsoft di Seattle sebagai software engineer.
Lambat laun, trafik kunjungan ke Traveloka meningkat sehingga menarik perhatian maskapai.Traveloka pun meningkatkan layanannya, tak hanya menjadi situs pencarian dan pembanding, tapi juga berubah menjadi situs pemesanan tiket online. Lambat laun, trafik kunjungan ke Traveloka meningkat sehingga menarik perhatian maskapai.Traveloka pun meningkatkan layanannya, tak hanya menjadi situs pencarian dan pembanding, tapi juga berubah menjadi situs pemesanan tiket online.
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait