Agsas Laksan - Sabtu, 24 Oktober 2020

Sejarah Singkat Mengenai Candi Borobudur

Gambar Candi Borobudur <em>sumber: alodiatour.com</em>
Gambar Candi Borobudur sumber: alodiatour.com
Halaman 1 dari 5

Candi Borobudur merupakan candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, bahkan pernah menjadi 7 keajaiban dunia.

UNESCO menetapkan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia (world heritage) karena kemegahan dan keagungan yangdimiliki candi tersebut. Candi Borobudur terletak di kota Magelang, provinsi Jawa Tengah. Lebih tepatnya terletak di kota Magelang, provinsi Jawa Tengah. Alamat Candi Borobudur lengkapnya ada di Jl. Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi Candi Borobudur berada sekitar 100 km dari sebelah Barat Daya Semarang, 86 km dari sebelah Barat Surakarta dan 40 km dari sebelah Barat Laut DI Yogyakarta.

Sejarah berdirinya Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8. Candi Borobudur dibangun pada masa pemerintahan dinasti Syailendra. Candi yang berbentuk mirip stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 Arca Budha. Candi Borobudur ini memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Terdapat bagian Stupa utama terbesar teletak di tengah-tengah sekaligus sebagai mahkota bangunan ini dan dikelilingi oleh tiga barisan stupa melingkar berjumlah 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Asal Usul Candi Borobudur

Asal usul candi Borobudur pun masih diliputi misteri, mengenai siapa pendiri candi Borobudur dan apa tujuan awalnya membangun candi ini. Sampai saat ini tidak ditemukan bukti tertulis yang menjelaskan siapa yang membangun Borobudur. Banyak cerita dan kisah candi Borobudur beredar yang kini dikenal sebagai dongeng rakyat setempat. Yang jelas, candi ini dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat Ziarah para umat Buddha kala itu. Diperkirakan candi Borobudur dibangun pada tahun 800 Masehi. Waktu pembangunnannya diperkirakan berdasarkan dari jenis aksara yang trdapat pada kaki tertutup Karmabhiwangga, yang aksara ini lazim digunaklan di abad ke-8 dan abad ke-9.

Candi borobudur dibangun pada masa kerajaan dinasti Syailendra di Jawa Tengah yang bertepatan antara kurun waktu 760 Masehi sampai 830 Masehi. Pada masa kejayaan Wangsa Syailendra.

Pembangunan candi Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 tahun sampai 100 tahun lebih, yang mana candi Borobudur itu baru benar-benar rampung 100% pada masa pemerintahan raja Samaratungga pada tahun 825 Masehi.


loading...
Halaman 2 dari 5

Proses Pembangunan Candi Borobudur

Para ahli Arkeolog menduga bahwa awal mula pembangunan candi Borobudur adalah berupa rancangan stupa tunggal yang sangat besar yang indah memahkotai puncaknya. Karena timbul alasan stupa yang dibangun terlalu besar dan berat, juga dianggap bisa membahayakan. Maka kemudian stupa tersebut dibongkar dan diganti menjadi tiga barisan stupa yang kecil dan dibangunlah satu stupa induk yang cukup besar seperti sekarang yang memahkotai bangunan candi tersebut. Pada prosese pembangunan candi, diperkirakan pembangunannya dimulai secara bertahap, berikut adalah perkiraan tahapan pembangunan Candi Borobudur:

1. Tahap pertama

Pada tahap pertama pembangunan candi Borobudur dilakukan dengan meletakkan fondasi dasar candi. Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti dan diperkirakan dimulai pada tahun 750 Masehi sampa 850 Masehi. Borobudur dibangun di atas bukit alami, bagian atas bukit diratakan dan pelataran datar diperluas. Bangunan Borobudur terbuat dari batu andesit, namun tidak keseluruhannya terbuat dari batu tersebut.

Pada bagian bukit, tanah dipadatkan dan ditutup struktur batu sehingga menyerupai cangkang yang membungkus bukit tanah. Sisa bagian bukit lainnya ditutup dengan struktur batu lapis demi lapis. Awalnya Borobudur dibangun dengan tingkatan bersusun seperti rancangan piramida. Namun sepertinya susunan tersebut diubah dan sebagai gantinya dibangun tiga undakan pertama yang menutup struktur asli piramida yang diubah.

2. Tahap kedua

Tahap pembangunan keduanya yaitu dilakukannya penambahan dua undakan persegi, pagar langkan dan satu undak melingkar. Di atasnya langsung dibangun sebuah stupa tunggal yang sangat besar. Memang pada tahap kedua pembangunan ini tidak banyak proses pembangunan dilakukan.

3. Tahap ketiga

Pada tahap ketiga pembangunan terjadi perubahan rancangan bangunan. Undak atas lingkaran dengan stupa tunggal induk besar dibongkar dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa yang lebih kecil dibangun berbaris melingkar pada pelataran undak-undak ini dengan satu stupa induk yang besar berada di bagian tengahnya.

Fondasi candi juga agak diperlebar dan kemudian dibangun kaki tambahan yang membungkus kaki asli sekaligus menutup relief Karmawibhangga. Perubahan stupa besar dikarenakan stupa tersebut terlalu besar yang memungkinkan akan terjadinya kelongsoran pada candi tersebut, diingat bahwa inti Borobudur hanyalah bukit tanah sehingga tekanan pada bagian atas akan disebarkan ke sisi luar bagian bawahnya yang bias berakibat longsor, Sehingga digantilah dengan tiga stupa kecil yang melingkar dan hanya terdapat satu stupa induk.

4. Tahap keempat

Pada tahap keempat atau tahap terakhir pembangunan dilakukan sedikit perubahan kecil. Perubahan kecil yang dilakukan ini meliputi penyempurnaan relief, penambahan pagar langkan terluar, perubahan tangga dan pelengkung atas gawang pintu serta pelebaran ujung kaki.


loading...
Halaman 3 dari 5

Borobudur Diterlantarkan

Sejatinya, candi Borobudur pernah ditelantarkan dan tersembunyi selama berabad-abad hal itu karena candi ini terkubur di bawah lapisan tanah dan debu vulkanik yang kemudian lama kelamaan ditumbuhi pohon dan semak belukar, sehingga Borobudur kala itu benar-benar menyerupai bukit biasa.

Alasan sebenarnya penyebab Borobudur ditinggalkan masih belum diketahui higga sekarang. Tidak diketahui secara pasti sejak kapan bangunan suci ini tidak lagi menjadi pusat ziarah umat Buddha.

Pada kurun waktu 928 M dan 1006 M, Raja Mpu Sindok memindahkan ibu kota kerajaan Medang ke kawasan Jawa Timur setelah adanya letusan gunung berapi. Namun tidak dapat dipastikan apakah faktor inilah yang menyebabkan Borobudur ditinggalkan, akan tetapi ada beberapa sumber menduga bahwa sangat mungkin pada periode inilah Borobudur mulai ditinggalkan. Bangunan suci ini disebutkan secara samar-samar sekitar tahun 1365, oleh Mpu Prapanca dalam naskahnya "Nagarakretagama" yang ditulis pada masa kerajaan Majapahit. Ia menyebutkan adanya "Wihara di Budur".

Selain itu Soekmono (1976) juga mengajukan pendapatnya bahwa candi ini mulai benar-benar ditinggalkan sejak penduduk sekitar beralih keyakinan kepada agama Islam pada abad ke-15.

Penemuan Kembali Candi Borobudur

Pada tahun 1814 Masehi, candi Borobudur kembali ditemukan lagi. Saat itu pulau Jawa ada di bawah pemerintahan Inggris yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles selaku gubernur jenderal. Raffles memiliki ketertarikan pada sejarah dan kebudayaan Jawa.

Saat melakukan inspeksi ke Semarang pada tahun 1814, Raffles mendengar kabar adanya monumen besar yang letaknya tersembunyi di dalam hutan dekat desa Bumisegoro. Karena dirinya merupakan gubernur dan selalu ada halangan sehingga ia tidak bisa mendatanginya sendiri, maka ia kemudian mengutus H. C. Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki keberadaan bangunan besar ini.

Dalam 2 bulan, Cornelius beserta 200 bawahannya menebang pepohonan dan semak belukar yang tumbuh di bukit Borobudur dan membersihkan lapisan tanah yang mengubur candi ini. Ia melaporkan temuan ini dan memberikan sketsa candi Borobudur kepada Raffles. Raffles pun dianggap berjasa atas penemuan kembali Candi Borobudur meskipun hanya menyebutkan beberapa kalimat dalam penemuannya tetapi berkat penemuannya ini mulailah menarik perhatian dunia atas keberadaan monumen yang pernah hilang ini.

Hartmann, seorang pejabat pemerintah Hindia Belanda di Keresidenan Kedu meneruskan kerja Cornelius pada tahun 1835 Masehi, yang akhirnya seluruh bagian bangunan candi telah tergali dan bisa terlihat. Hartmann tidak menulis laporan atas kegiatannya; secara khusus, beredar kabar bahwa ia telah menemukan arca buddha besar di stupa utama. Pada tahun 1842, Hartmann menyelidiki stupa utama meskipun apa yang ia temukan tetap menjadi misteri karena bagian dalam stupa itu kosong.


loading...
Halaman 4 dari 5

Pemerintah Hindia Belanda menugaskan F. C. Wilsen, seorang insinyur pejabat Belanda bidang teknik untuk mempelajari monumen ini dan ia juga menggambar ratusan sketsa relief. J.F.G. Brumund juga ditunjuk untuk melakukan penelitian lebih terperinci atas monumen ini, yang pada akhirnya dirampungkan pada 1859. Pemerintah berencana menerbitkan artikel berdasarkan penelitian Brumund yang dilengkapi sketsa-sketsa karya Wilsen, tetapi Brumund menolak untuk bekerja sama. Sehingga pemerintah Hindia Belanda kemudian menugaskan ilmuwan lain, yaitu C. Leemans yang mengkompilasi monografi berdasarkan sumber dari Brumund dan Wilsen.

Pada tahun 1873, monograf pertama dan penelitian lebih detil atas Borobudur diterbitkan, dilanjutkan edisi terjemahannya dalam bahasa Prancis setahun kemudian. Pada tahun 1873 Foto pertama monumen ini diambil pada 1873 oleh ahli engrafi Belanda, Isidore van Kinsbergen.

Untuk waktu yang cukup lama Borobudur telah menjadi sumber cenderamata dan pendapatan bagi pencuri, penjarah candi, dan kolektor "pemburu artefak". Kepala arca Buddha adalah bagian yang paling banyak dicuri. Karena itulah kini di Borobudur banyak ditemukan arca Buddha tanpa kepala. Kepala Buddha Borobudur telah lama menjadi incaran kolektor benda antik dan museum-museum di seluruh dunia.

Pada 1882, kepala inspektur artefak budaya menyarankan agar Borobudur dibongkar seluruhnya dan reliefnya dipindahkan ke museum akibat kondisi yang tidak stabil, ketidakpastian dan pencurian yang marak di monumen. Namun seorang arkeolog bernama Groenveldt yang ditunjuk pemerintah menggelar penyelidikan menyeluruh atas situs dan kemudian menyarankan agar bangunan ini dibiarkan utuh dan tidak dibongkar untuk dipindahkan.

Pemugaran Candi Borobudur

Sejarah berdirinya Candi Borobudur berlanjut dengan proses pemugaran. Namun sebelumnya Borobudur kembali menarik perhatian pada 1885, ketika Yzerman, Ketua Masyarakat Arkeologi di Yogyakarta, menemukan “Kaki Tersembunyi”. Foto-foto yang menampilkan relief pada kaki tersembunyi dibuat pada kurun 1890/1891. Sehingga pada tahun 1900 Masehi, pemerintah Hindia Belanda mengambil langkah menjaga kelestarian monumen ini.

Maka dibentuklah komisi yang terdiri atas tiga pejabat untuk meneliti monumen ini yang terdiri dari :

  1. Brandes, yaitu seorang sejarawan seniman
  2. Theodoor van Erp, yaitu seorang insinyur dan tentara Belanda
  3. Van de Kamer, yaitu seorang insinyur ahli konstruksi bangunan dari Departemen Pekerjaan Umum.

Pada tahun 1902, komisi ini mengajukan proposal tiga langkah rencana pelestarian Borobudur kepada pemerintah, diantaranya:

Pertama, bahaya yang mendesak harus segera diatasi dengan mengatur kembali sudut-sudut bangunan, memindahkan batu yang membahayakan batu lain di sebelahnya, memperkuat pagar langkan pertama, dan memugar beberapa relung, gerbang, stupa dan stupa utama.


loading...
Halaman 5 dari 5

Kedua, memagari halaman candi, memelihara dan memperbaiki sistem drainase dengan memperbaiki lantai dan pancuran.

Ketiga, semua batuan lepas dan longgar harus dipindahkan, monumen ini dibersihkan hingga pagar langkan pertama, batu yang rusak dipindahkan dan stupa utama dipugar.

Pada masa pemugaran kali ini, memang diperlukan biaya yang cukup besar, diperkirakan pada waktu itu biaya yang dibutuhkan ditaksir sekitar 48.800 Gulden.

Proses pemugaran candi Borobudur dilakukan pada kurun 1907 Masehi-1911 Masehi. Proses ini menggunkan prinsip Anastilosis dan dipimpin oleh Theodor van Erp. Pada tujuh bulan pertama dihabiskan untuk menggali tanah di sekitar monumen untuk menemukan kepala buddha yang hilang dan panel batu. Van Erp membongkar dan membangun kembali tiga teras melingkar dan stupa di bagian puncak. Dalam prosesnya, Van Erp menemukan banyak hal yang harus diperbaiki, ia mengajukan proposal lain yang disetujui dengan anggaran tambahan sebesar 34.600 Gulden.

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah pun beberapa kali melakukan pemugaran meski berskala kecil-kecilan.

Pada akhir 1960an, pemerintah Indonesia telah mengajukan permintaan kepada masyarakat internasional untuk pemugaran besar-besaran demi melindungi monumen ini. Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan UNESCO mengambil langkah untuk perbaikan menyeluruh candi dalam suatu proyek besar yang dimulai sejak tahun 1975 sampai tahun 1982.

Setelah renovasi, tepatnya pada tahun 1991, UNESCO kemudian memasukkan Candi Borobudur ke dalam daftar Situs Warisan Dunia dan masuk dalam kriteria Budaya.

Nah itu tadi adalah sejarah mengenai Candi Borobudur. Salah satu Situs Warisan Dunia ini memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengenjung, ntah itu Lokal maupun Mancanegara. Pesannya, kita selaku warga Indonesia akan lebih baik jika kita menjaga dan melestarikan bangunan yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi ini, agar kelak anak cucu kita juga dapat merasakan keindahan dari Candi Borobudur ini.

Penulis : Ikhsan Fauzy
Edit : Agsas Laksan


loading...

PAGE : 1 2 3 4 5 Show All

Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini


Video Terkait


ARTIKEL TERKINI

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

ARTIKEL TERKAIT