Bagikan Yuk Artikelnya :
Saya coba mengikuti cara daftar jadi anggota Kartu Prakerja, mulai mengisi biodata sampai isi testnya. Hasilnya gagal nggak tahu alasan kenapa gagal karena tidak ada penjelasan alasan gagalnya (atau mungkin saya tidak baca alasannya). Saya hanya menyimpulkan saya gagal karena saya ikut test itu saat gelombang pendaftaran sudah tutup (walaupun ada sedikit aneh, sudah tutup kenapa saya masih bisa daftar dan ikut test, harusnya jika sudah tutup gelombang pertama saya hanya bisa daftar dan ikut testnya gelombang kedua nanti. Mungkin ini bug dari developer websitenya).
Di gelombang kedua modul pelatihan coding sudah tidak ada lagi diganti dengan modul-modul yang lain. Karena penasaran saya mencoba mencari informasi detail tetang pelatihan ini. Saya mencari sampai ke perusahaan yang memberikan pelatihan modul coding. Dari hasil "research kecil-kecilan ala-ala" saya menemukan sedikit keanehan karena perusahaannya tidak familiar di google (mungkin karena saya type spesialis tutorial gratisan macam duniailkom.com, malasngoding.com, petanikode.com, niagahoster.co.id dan lain-lainnya, pokoknya website yang muncul di halaman pertama google). Tapi dicoding.com ini saya belum pernah baca tutorialnya di google ya mungkin karena harus berbayar. Saya mencoba terus mencari tentang dicoding dan saya coba tanya apakah bisa ikut pelatihan dengan biaya sendiri, saya tertarik dengan dicoding ini karena pemerintah aja kerjasama dengan perusahaan ini jadi pasti di pikiran saya pasti perusahaan ini terpercaya.
Sampai saya membuat artikel ini dan pencarian terkait dicoding pun berhenti saya tidak menemukan kesimpulan perusahaan dicoding ini dan saya kembali ke habitat Saya membaca tutorial 'gratisan' di google yang baik hati (google lebih baik hati ketimbang negara saya yang harus menyiapkan dana triliunan cuma supaya bisa ikut tutorial/pelatihan. Ini menurut saya loh ya...)
Ceritanya cukup sekian dulu. Nah sekarang ayo kita kupas lebih dalam lagi terkait anggaran yang wahnya minta ampun ini. Dan diakhir saya juga akan sedikit menyumbangkan ide buat para penghuni gedung hijau bagaimana caranya memberikan bantuan pelatihan tanpa harus mengeluarkan biaya triliunan. Yuk mari kita kupas lebih dalam.
Pertama-tama kita akan kupas 20 triliun untuk anggaran Kartu Prakerja yang awalnya anggaran untuk Kartu Pra kerja ini hanya 10 triliun. Anggaran naik karena jumlah yang bisa menerima anggaran ini juga naik jadi 5,6 juta orang. Jika kita hitung dengan cara orang awam seperti saya ini. Detail anggarannya seperti ini.
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait