Bagikan Yuk Artikelnya :
Meminta Vs Mempermalukan. Mana yang akan Dipilih?
Dua hal yang paling signifikan dari kasus ini. Pertama perbuatan meminta-minta walaupun dalam dalih menjual dianggap salah. Kedua memaki dan mempermalukan walapun dalam dalih memberikan pelajaran tetap dianggap salah apalagi itu dilakukan kepada orang tua atau orang yang lebih tua.
Perbuatan si kakek meminta dengan alasan menjual itu jelas tidak dianjurkan. Dalam islam konsep jual beli harus an taradimin kum (sama-sama suka). Jika salah satu pihak merasa dirugikan jelas transaksinya tidak bagus cenderung dilarang.
Si kakek melakukan itu (menjual dengan harapan pembeli memberi karena alasan kasihan) pasti memiliki alasan.
Alasannya jelas. BW adalah konten kreator. Sebagian besar kontennya adalah tentang berbagi.
Si kakek paham itu dan dia wajar jika bertemu BW sang kreator. Dia berharap dia salah satu orang dalam skenario konten BW.
Sayang, Kakek tidak tahu bahwa BW punya prinsip dan skenario dalam kontennya. BW akan membuat konten dengan skenario yang sudah di set jauh-jauh hari.
Si kakek meminta bantuan tidak ada dalam prinsip skenario BW. Sehingga BW merasa terganggu. BW merasa privasinya di usik. Padahal cara BW membuat kontennya sudah pasti tujuannya adalah simpatisan viewers.
Atau dengan kata lain. BW sengaja mengekspos kegiatan privasinya untuk menghasilkan cuan dengan skenario bagi-bagi dan membantu orang lewat konten.
Nilai yang dibagikan BW jauh lebih kecil dibanding penghasilan dari adsense yang diterima. Itu adalah bisnis yang mengiurkan. Keuntungannya berkali-kali lipat. Bisa dilihat gambar berikut estimasinya penghasilanya.
Penghasilannya minimum 331.800 us dollar (Rp. 472.8150.000, Kurs 14.250) dan maksimum 5.300.000 us dollar (Rp. 75.525.000.000). Tentu saja itu baru estimasi. Tapi Katakanlah tengah-tengahnya jelas penghasilannya sekitar Miliaran.
Jauh dari yang dikeluarkan. Ini adalah bisnis yang menggiurkan. Konten adalah uang itu bukan isapan jempol. Memang itulah faktanya.
Jadi jangan heran orang akan melakukan apapun demi konten. Termasuk mejual prinsip dan agama seperti NM menghina ulama pun sah-sah saja. Toh yang setuju dengan NM banyak kok.
Walaupun menyalahkan perbuatan salah dengan kesalahan tidak akan membuat kesalahan itu benar. Tapi whatever lah dengan semua itu yang pasti bisnis konten adalah yang utama.
Kembali ke BW vs Kakek Suhud. Meminta-Minta Vs Memaki dan Mempermalukan
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait