Bagikan Yuk Artikelnya :
Privasi atau Konten. Mana yang akan kamu pilih
Suka tidak suka. Mau tidak mau. Jika kamu menjual konten tentang privasi maka bersiaplah privasimu di ganggu.
Harusnya BW maklum dan jangan mengeluh soal privasi karena yang dijual adalah kehidupan privasinya. Bahkan konten rumah tangga dan tempat tidurnya pun mereka jual kok.
Jangan bermain korban karena skenario yang kalian buat adalah berprinsip sedekah atau membantu orang susah. Dan BW n tim get lot off more Values dari kontennya
Walaupun kalian ingin menginspirasi orang dengan bantuan nyatanya gak ada subscriber yang melakukan bagi-bagi demi konten. Yang dapat cuan tetap Bapau. Subscriber dan viewer dapat air liurnya aja (bodo amat, siapa suruh g*bl*k nonton).
BW membuat skenario dalam membagi-bagikan bantuan. Beda dengan kejadian kakek Suhud itu diluar skenario sehingga BW merasa terganggu privasinya. Tapi akibat kerakusan, BW membuat skenario baru dan menjadikan konten marah dan memaki.
Selama ini BW dan yang semodel dengan mereka membuat skenario. Sehingga antara ikhlas membantu atau berbisnis tidak terlihat.
Kini Tuhan membuat skenario berbeda dan menunjukan wajah asli mereka. Sombong dan merasa diri paling benar. Bahkan tidak segan-segan mengajari seorang kakek yang umurnya jauh di atasnya.
Fans atau pendudung pasti tidak senang. Dan mereka beralasan BW sudah banya membantu yang susah. Padahal sebarnya bukan BW yang membantu. Justeru BW yang butuh konten untuk menghasilkan uang.
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait